Buntu Liarra, Indahnya Negeri Atas Awan di Kabupaten Mamasa  

Buntu Liarra, Indahnya Negeri Atas Awan di Kabupaten Mamasa – Kabupaten Mamasa terletak di Provinsi Sulawesi Barat dan ialah kawasan yang terletak di dataran tinggi. Kabupaten satu ini memanglah tidak mempunyai banyak tempat wisata, tetapi objek wisata yang terdapat begitu menawan dan membuat Kamu terpesona. Salah satu destinasi wisata unggulan yang tidak boleh dilewatkan merupakan Buntu Liarra. Destinasi satu ini sangat sesuai untuk Kamu yang hobi mendaki, untuk lebih lengkapnya ayo ikuti pembahasan berikut.

Menjelajahi Negeri di Atas Awan Buntu Liarra Kebanggan Mamasa

Di Indonesia bisa jadi Kamu akan menciptakan banyak tempat- tempat menawan yang menawarkan pemandangan dari ketinggian. Tetapi pastinya tiap tempat ini akan membagikan panorama yang berbeda. Landscape landscape semacam ini memanglah jadi obat ampuh untuk melenyapkan seluruh penat dan pula rileksasi diri. Jika Kamu mau mengintip keindahan dari ketinggian hingga Kabupaten Mamasa di Sulbar ini bisa jadi opsi.

Mendapat julukan selaku Negeri di Atas Awan sebab begitu hingga di puncak Kamu akan dihadapkan pada hamparan awan luas lengkap dengan sinar keemasan mentari. Hal ini pastinya jadi pemandangan eksotis yang tidak mau Kamu lewati. Memanglah nama Buntu Liarra ini baru hits semenjak sebagian tahun terakhir. Tidak lain sebab sebagian wisatawan yang mengunggah gambar gambar cantiknya di media sosial dan membuat bukit satu ini populer.

Puncak dari Buntu Liarra ini memanglah benar benar dikelilingi oleh gumpalan awan yang nampak semacam permadani. Sehingga kala Kamu berkunjung bisa dengan bebas menikmati pemandangan awan awan ini. Bagi warga, Buntu Liarra ditemui oleh seseorang pemuda yang ialah warga setempat. Hasil dokumentasinya setelah itu diunggah ke media sosial. Barulah setelah itu banyak wisatawan dari bermacam wilayah untuk memandang keindahannya.

Baca Juga: Dataran Tinggi Malino, Destinasi Wisata Populer di Kabupaten Gowa

Perjalanan Panjang yang Cocok Untuk Para Penjelajah

Untuk menikmati keindahan alam yang menawan tersebut pastinya Kamu memerlukan perjuangan untuk menjangkaunya. Kamu yang memanglah menggemari menjelajahi maupun mendaki, menaklukkan bukit kebanggaan Kabupaten Mamasa ini pastinya tidaklah hal yang susah. Tetapi walaupun demikian Kamu memerlukan tenaga dan mental yang kokoh. Kamu akan memperoleh medan yang lumayan menantang untuk bisa hingga di puncaknya.

Perjalanan Kamu akan diawali dengan mengarah kota Masama terlebih dulu yang bisa ditempuh dengan jalan darat. Rute ini bisa Kamu ambil dari kota Mamuju ataupun dari kota Makassar. Memanglah perjalanan ini akan memakan waktu yang panjang dekat 6 sampai 7 jam lewat jalan Maros sampai kesimpulannya ke Polewali Mandar. Dari Polewali Mandar ini masih wajib menempuh jarak dekat 93 kilometer sampai kesimpulannya bisa hingga Kota Mamasa.

Sedangkan untuk menggapai Buntu Liarra pula ada 2 jalan pendakian yang bisa Kamu seleksi. Rute tersebut lewat Desa Talimbung maupun lewat desa Bella Peu. Untuk hingga ke desa ini, Kamu bisa memakai transportasi berbentuk ojek dari pusat pendakian. Jika memakai kendaraan individu pastinya akan lebih fleksibel. Walaupun nantinya wajib meninggalkan kendaraan dengan menitipkan pada masyarakat dekat.

Tiap- tiap jalan pastinya mempunyai waktu tempuh yang berbeda. Bergantung dari Kamu menaklukkan tanjakan tanjakan dan kecepatan Kamu. Umumnya para pendaki akan memerlukan waktu 30 menitan untuk kesimpulannya bisa hingga di puncak Buntu Liarra. Mengawali perjalanan dari basecamp pendakian Kamu akan disuguhkan dengan pemandangan persawahan dan fauna ternak yang lagi merumput.

Pastinya hal ini akan jadi pemandangan yang akan memecut semangatmu untuk hingga ke puncak. Terus menjadi masuk ke dalam hutan, Kamu pula akan disuguhkan dengan asrinya pemandangan yang akan membuat Kamu terpesona. Memanglah sebagian tanjakan bisa menghabiskan tenaga yang Kamu miliki. Tetapi Kamu akan terhibur dengan lukisan yang Kuasa kala melaksanakan pendakian supaya bisa hingga ke puncak Buntu Liarra ini.

Tidak tidak sering sebagian pendaki akan menyudahi untuk hanya istirahat ataupun mengambil gambar. Karena pemandangan di perjalanan mengarah puncak memanglah tidak main main indahnya. Sehabis melaksanakan perjalanan panjang, seluruh lelahmu akan terbayar lunas dengan pemandangan yang muncul di depan penglihatan Kamu. Atmosfer sejuk khas pegunungan akan menyambutmu dengan pemandangan menawan yang dipadati awan selama mata memandang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/wisatasulawesi/public_html/wp-includes/functions.php on line 5279