Daerah Rekreasi Sulawesi Selatan untuk Habiskan Sisa Libur

Sulawesi selatan bisa menjadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga. Pulau sulawesi ini memiliki banyak daerah liburan yang menarik untuk dikunjungi. Jangan bingung memilih tempat wisata di sulawesi karena disini kalian akan mendapatkan hiburan yang sangat menyenangkan. Khususnya untuk mengisi hari tamasya bersama dengan keluarga maupun teman.

Aneka Wisata Alam di Sulawesi Selatan

Aneka hiburan wisata alam di Sulawesi selatan dapat anda jadikan opsi untuk menghabiskan waktu liburan kalian. Mulai dari Liburan alam, pantai, gunung, liburan religi sampai adat istiadat dan sejarah. Daerah-daerah liburan ini dijamin akan membikin moment tamasya menjadi lebih berkesan dan menyenangkan untuk dikunjungi bersama teman maupun keluarga.

Tempat Liburan Terbaik di Sulawesi Selatan

Jikalau anda berencana mengunjungi daerah-daerah liburan yang ada sulawesi selatan ini, ada 7 Daerah Liburan di Sulawesi Selatan Yang Paling Populer Untuk Mengisi Masa Tamasya. berikut sebagian daerah destinasi liburan yang dianjurkan oleh detikSulsel:

1. Pantai Losari Makassar

Pantai Losari tak asing lagi sebagai salah satu daerah rekreasi yang populer di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kota Makassar. Berbeda dari liburan pantai pada biasanya, pengunjung tak dapat merasakan permandian di tepian pantai.

Tapi, Pantai Losari menawarkan panorama salah satu sunset terindah di Indonesia. Kecuali itu, pengunjung juga dapat bertamasya masakan salah satu makanan khas Makassar yaitu Pisang Epe. Ada pula sebagian titik foto yang dapat menjadi target jepretan kamera para pengunjung wisatasulawesi.com.

2. Wilayah Liburan Tanjung Bira Bulukumba

Tanjung Bira ialah salah satu daerah rekreasi populer di Sulawesi Selatan. Wilayah liburan Tanjung Bira berlokasi di Kabupaten Bulukumba.

Baca Juga : Tempat Wisata Di Kota Tomohon

Daerah rekreasi ini berjarak sekitar 200 kilometer dari Kota Makassar. Dengan waktu tempuh di kisaran durasi 5-6 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor.

Pengunjung wilayah liburan Tanjung Bira bisa merasakan estetika pelbagai tipe pantai. Terdapat enam lokasi pantai yang dapat diciptakan tujuan rekreasi di wilayah liburan Tanjung Bira. Antara lain pantai Tanjung Bira, Pantai Bara, Pantai Kaluku, Pantai Kasuso, Pantai Mandala Ria, dan Pantai Marumasa.

Masing-masing pantai mempunyai keindahannya tersendiri. Dari estetika pasir putih, gradasi warna dari panorama air laut, sampai rentangan batu karang.

Kecuali daerah liburan pantai, pengunjung juga dapat menjalankan liburan adat istiadat dengan mengamati produksi kapal Pinisi di Desa Tana Beru. Dikenal bahwa Bulukumba memang diketahui dengan julukan Bumi Panrita Lopi. Sebutan yang disematkan mengacu pada kawasan yang menjadi sentra pembuatan kapal pinisi di Sulsel.

3. Taman Nasional Bantimurung Maros

Taman Nasional Bantimurung ialah wilayah konservasi yang menjadi daerah rekreasi populer di Sulawesi Selatan. Berjenis-jenis item pariwisata yang ditawarkan dalam liburan alam bebas ini.

Lokasi daerah liburan ini berlokasi di kelurahan Kalabbirang, kecamatan Bantimurung, kabupaten Maros. Wilayah liburan Bantimurung ialah daerah rekreasi di Sulawesi Selatan yang layak dikunjungi bersama keluarga dikala tamasya tiba.

Daerah ini mempunyai berjenis-jenis atraksi liburan menarik, seperti air terjun yang mengalir deras, aliran sungai dengan tepian berbatu diapit tebing curam, danau, serta hawa teduh yang menenangkan.

Kecuali liburan alam air terjun, pada wilayah ini juga terdapat Daerah Pra Sejarah (TPS) Leang-Leang. Pengunjung bisa menjalankan liburan sejarah adat istiadat peradaban manusia purba. Menyusuri tapak kehidupan manusia zaman prasejarah. Terdapat lukisan telapak tangan manusia dan babi rusa yang terpampang di dinding-dinding gua serta berjenis-jenis artefak di tempat ini.

Wilayah prasejarah ini juga menawarkan panorama indah. Gugusan tebing batu dengan wujud khas melambung, menyusun pemandangan khas dinding karst. Jaraknya sekitar 3 kilometer dari Taman Liburan Bantimurung.

4. Wilayah Liburan Malino Gowa

Wilayah Liburan Malino ialah salah satu daerah rekreasi di Sulawesi Selatan yang berada di dataran tinggi. Tepatnya di Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, atau berjarak sekitar 90 km dari Kota Makassar.

Ada sebagian objek liburan alam yang ditawarkan di wilayah liburan Malino. Salah satunya Malino Highland. Daerah liburan ini mempunyai topologi yang menyerupai tempat Puncak di Bogor. Hamparan kebun teh Malino Highland dan udara yang teduh menjadi tenaga tarik dari daerah ini.

Kecuali Malino Highland, ada pula wilayah liburan Hutan Pinus. Tersaji hamparan pohon pinus yang cukup luas dengan perbukitan yang menawan untuk diperhatikan.

Hutan Pinus Malino berlokasi di ketinggian kurang lebih 1.500 meter di atas permukaan laut. Obyek liburan alam ini memberi tahu kesejukan pandangan mata sebab berada di jajaran perbukitan dan jurang.

Liburan alam lain yang ditawarkan di wilayah Malino ialah Air Terjun Takapala. Tinggi air terjun ini menempuh kurang lebih 109 meter dengan debit air yang cukup deras mengalir bila musim hujan datang. Untuk itu, jangan lupa untuk memandang prakiraan cuaca dikala akan berkunjung. Menariknya, pengunjung bisa mengamati pelangi dari biasan air terjun ini.

5. Liburan Religi di Buntu Burake Tana Toraja

Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel mempunyai obyek liburan religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake, patung Yesus tertinggi di dunia! Foto: Kemenparekraf
Buntu Burake ialah kawasan perbukitan batu gamping (kars) pada ketinggian 900 – 1.129,9 mdpl yang berlokasi di Kelurahan Buntu Burake, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Pada puncak ketinggian terdapat patung Yesus Kristus memberkati.

Jalan menuju Patung Yesus ini relatif gampang dijangkau, berjarak sekitar 4 km dari sentra Kota Makalle. Walau Patung Yesus Memberkati berdiri sebagai simbol bagi agama Nasrani, tidak jarang daerah ini dikunjungi oleh banyak orang dari latar belakang agama yang berbeda.

Estetika panorama di atas ketinggian membikin daerah ini menjadi salah satu daerah rekreasi yang populer di Sulawesi Selatan. Tak cuma panorama yang menawan, keseruan dikala menjelajahi pekarangan patung Yesus Kristus di ketinggian menjadi tenaga tarik tersendiri. Kecuali itu, ada pula jembatan kaca yang berada di sekitar wilayah patung hal yang demikian yang rugi untuk dilewatkan.

6. Taman Nasional Takabonerate Selayar

Pulau Lantigiang di wilayah Taman Nasional Takabonerate, Selayar (dok. Humas Pemprov Sulsel). Foto: Pulau Lantigiang di wilayah Taman Nasional Takabonerate, Selayar.
Seandainya berharap mengisi tamasya dengan menjalankan liburan laut, karenanya berkunjung ke Taman Nasional Taka Bonerate menjadi opsi ideal. Salah satu daerah rekreasi di Sulawesi Selatan ini berlokasi di Kepulauan Selayar.

Gugusan pulau karang berbentuk cincin atau atoll ini ialah yang terbesar ketiga di dunia dengan luas terumbu karang menempuh 220.000 hektar. Sedikitnya ada 16 spot penyelaman unggulan di Taman Nasional Takabonerate bagi pelancong.

Bagi pengunjung yang tak dapat berenang atau menyelam, ada pelbagai liburan bahari lainnya yang dapat dirasakan. Antara lain merasakan sunrise dan sunset, bermain sampan (canoeing), amati burung (bird watching), pun jikalau mujur bisa menonton lumba-lumba. Kecuali itu tentunya juga dapat memancing, voli pantai, outbound, sampai liburan masakan.

7. Liburan Sulawesi Selatan Pulau Samalona Makassar

Pulau Samalona ialah pulau kecil yang menawan di dekat Makassar. Pulau ini tak terlalu luas, cuma 2,34 hektar. Tapi pulau ini mempunyai gugusan terumbu karang yang menawan di sekitar pulau. Untuk merasakan menawannya panorama kehidupan bawah lautnya, pengunjung bisa menyelam atau menjalankan snorkeling.

Pulau Samalona menjadi opsi daerah rekreasi di Sulawesi Selatan yang bisa dikunjungi bersama keluarga. Kecuali merasakan estetika panorama tepi pantai, Pulau ini juga menyediakan pelbagai masakan makanan laut yang bisa dirasakan bersama keluarga. Terdapat fasilitas berupa gazebo yang dapat ditempati bersama keluarga merasakan menawannya Pulau Samalona.

Tak cuma itu, Pulau Samalona juga menawarkan estetika alam bawah laut yang juga menaruh sejarah. Di kedalaman 30 meter, pelancong bisa mengamati peninggalan kapal bersejarah dari masa Perang Dunia II.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/wisatasulawesi/public_html/wp-includes/functions.php on line 5279