Pantai Apparalang, Keindahan Panorama Alam Bulukumba

Pantai Apparalang, Keindahan Panorama Alam Bulukumba – Keindahan alam Indonesia memanglah tidak butuh dipertanyakan lagi. Terdapat banyak tempat baru yang senantiasa siap untuk dijelajah dan membagikan petualangan yang tidak terlupakan. Keindahan bahari Bulukumba, Sulawesi Selatan dapat jadi salah satu detinasi untuk mengawali petualangan kamu. Tidak hanya pantai Tanjung Bira, Sulawesi selatan pula miliki pantai Apparalang yang tidak kalah mempesona dengan tebing curamnya. Yuk simak ulasannya berikut.

Mengintip Surga Tersembunyi di Bulukumba

Pemandangan pantai dengan lautan biru yang luas, semilir angin yang menenangkan memanglah tidak dapat ditolak. Menikmati hari di tempat semacam ini akan melenyapkan penat sekalian mensyukuri apa yang sudah bagikan. Tetapi, Bulukumba menawarkan keindahan samudra yang tidak umumnya. Tebing curam hasil pahatan alam jadi energi tariknya yang seolah tidak sempat surut untuk dikunjungi bermacam turis dari segala negara.

Memandang pemandangan pantai ini dari tepi tebing memanglah senantiasa sukses membagikan sensasi tertentu. Objek wisata Pantai Apparalang ini dikelilingi dengan hamparan laut biru luas dengan bebatuan yang kuat. Deburan ombak yang tiba bergantian menghempas tebing membagikan keindahan tertentu. Walaupun demikian bukan tidak bisa jadi untuk melaksanakan bermacam kegiatan menarik di pantai Apparalang yang menawan ini.

Surga tersembunyi ini terletak di Desa Ara dengan jarak tempuh dekat 40km dari pusat Bulukumba. Sedangkan bila dari Makassar memerlukan jarak sampai 200 kilometer. Pantai satu ini memanglah dapat dikatakan selaku destinasi wisata baru di Sulawesi Selatan. Tetapi bukan berarti tidak layak untuk didatangi, malah Kamu wajib menyempatkan untuk menikmati keindahan yang akan melegakan mata sekalian melenyapkan penat kamu.

Tidak tidak sering banyak yang menyebutnya selaku Raja Ampatnya kabupaten Bulukumba. Walaupun tidak seluruhnya sama dengan Raja Ampat tetapi keindahannya tidak butuh diragukan. Perpaduan bilik karang tangguh yang memanjang memanglah jadi energi pikatnya. Berpayung langit yang bitu dengan gumpalan awan, setelah itu sepanjang mata memandang merupakan hamparan laut yang luas memanglah jadi perpaduan yang sempurna.

Baca Juga: Daftar Tempat Wisata Menarik Di Daerah Benteng

Tak Hanya Sebagai Tempat Berfoto, Namun Juga Tantang Adrenalin

Walaupun keindahan alamnya jadi pesonanya, tetapi bukan berarti mendatangi Pantai Apparalang tidak dapat mempunyai kegiatan yang menarik. Untuk Kamu yang gemar mengabadikan momen lewat kamera, ini merupakan peluang yang bagus untuk menaikkan koleksi. Selama tepi tebing ada jembatan memanjang yang sangat bagus selaku spot foto. Tinggal mengasah kemampuan hingga foto yang dihasilkan akan menarik.

Kamu pula dapat merasakan kesegaran air lautnya secara langsung. Nantinya akan terdapat tangga yang menghubungkan Kamu langsung dengan lautannya. Kegiatan snorkeling pula dapat jadi opsi untuk menikmati keindahan dasar lautnya. Di sebagian bagian laut terdapat yang mempunyai air yang tenang, sehingga pula dapat bersantai. Sebagian orang apalagi merasakan mengapung diatas pelampung sembari menikmati semilir angin.

Airnya yang jernih membolehkan Kamu untuk mengintip dasar lautnya dari dermaga yang disediakan. Jembatan ini memanglah sebagian disediakan untuk menghubungkan antar batu karang. Untuk menuruni tangga yang langsung ke lautan memanglah diperlukan kehati hatian. Sebab terdapat sebagian tangga yang tajam di bagian sudutnya. Bila Kamu ke pantai Apparalang ini bermacam- macam kegiatan menarik dapat Kamu jajal untuk puaskan liburan kamu.

Tidak hanya menikmati bergaya ria di depan kamera dan snorkeling, Kamu pula dapat menantang adrenalin kamu. Memanglah Kamu wajib menuruni anak tangga yang besar 7 m untuk hingga permukaan air. Untuk yang tidak terbiasa jelas akan membuat jantung sedikit deg degan. Menantang adrenalin dapat dicoba dengan terjun dari dermaga langsung ke lautan. Bila beruntung Kamu pula dapat menikmati atraksi yang dicoba oleh masyarakat lokal.

Sarana Yang Terbilang Lengkap dan Rute Mengarah Lokasi

Sehabis menghabiskan banyak waktu untuk melaksanakan aktivita yang seru, pastinya perut dikala untuk diisi. Tidak butuh gelisah bila Kamu tidak pernah mempersiapkan perbekalan. Sebab Kamu dapat memanjakan perut kamu dengan menikmati ikan laut yang masih fresh. Ikan fresh ini dapat Kamu miliki di para nelayan yang bawa ikan fresh hasil tangkapan. Bila Kamu tidak mau repot kamu dapat langsung makan di warung makan yang ada.

Sebagian toko souvenir pula ada di Pantai Apparalang sehingga Kamu dapat membeli sebagian buah tangan khasnya. Sarana yang disediakan pengelola pula terbilang lengkap. Kamar mandi sampai gazebo untuk bersantai telah terdapat di pantai yang dekat dengan pantai bira ini. Tidak heran bila pantai ini menarik atensi banyak turis sebab tidak hanya keindahan pantainya, sarana yang ditawarkan untuk pantai yang baru dibuka lumayan lengkap.

Untuk mengarah surga kecil di Bulukumba ini aksesnya terbilang bukanlah susah. Menempuh dengan kendaraan darat memerlukan waktu dekat 20 menit dari Pantai Tanjung Bira dan memerlukan dekat 60 menit dari pusat Kabupaten Bulukumba. Tidak cuma dapat ditempuh dengan kendaraan individu, Kamu pula dapat mengaksesnya dengan kendaraan universal. Tarif yang Kamu wajib bayarkan bila memakai kendaraan universal mulai Rp. 45 ribu sampai Rp. 55 ribu.

Walaupun terdapat kendaraan universal, hendaknya memilah memakai kendaraan individu sebab kendaraan universal cuma hingga di Desa Ara saja. Dimana Kamu nda wajib berjalan kaki lumayan jauh untuk melanjutkan ekspedisi ataupun mencari alternatif transportasi yang lain. Objek wisata menawan ini memanglah terbilang baru, untuk lebih amannya hendaknya Kamu nda memakai dorongan guide lokal supaya tidak membingungkan untuk hingga ke pantai ini.

Untuk menikmati keindahan birunya laut dengan tebing yang memesona Kamu dikenakan bayaran tiket masuk. Harga tiketnya terbilang terjangkau ialah berkisar Rp. 5 ribu untuk masing masing orang. Harga parkir kendaraannya pula murah ialah dekat Rp. 5 ribuan untuk kendaraan roda 4. Walaupun biayanya murah tetapi keindahan alamnya tidak dapat dilewatkan begitu saja.

Pantai Kuri Indah Maros, Pantai Pasir Putih Cantik Berada di Makassar

Pantai Kuri Indah Maros, Pantai Pasir Putih Cantik Berada di Makassar – Sulawesi Selatan jadi destinasi wisata yang tidak kalah terkenal dengan pulau lain di Indonesia. Walaupun begitu, tetapi sesungguhnya ada banyak yang dapat dijelajah di Sulawesi. Salah satunya merupakan keindahan wisata baharinya yang tidak akan membuat Kamu kecewa telah mendatangi. Dan pantai di Sulawesi Selatan yang banyak direkomendasikan merupakan Pantai Kuri Indah yang terletak di Kabupaten Maros. Sepenuhnya ikuti pembahasan berikut.

Daya Tarik yang Dipunyai di Pantai Kuri Indah

Singgah di Kota Maros rasanya memanglah tidak lengkap jika Kamu tidak mampir ke Pantai Kuri. Begitu Kamu menginjakkan kaki di pantai ini, Kamu telah disambut dengan penduduknya yang begitu ramah. Pantai satu ini mempunyai pasir putih yang lembut lengkap dengan bebatuan yang terletak di bibir pantainya. Sampai saat ini tidak ada yang mengenali, gimana lempengan batu ini penuhi area pantai ini. Sementara itu lokasi pantai satu ini jauh dari pegunungan.

Namun banyak yang meyakini, jika bebatuan tersebut memanglah berasal dari magma gunung berapi di ribuan tahun yang kemudian. Bebatuan ini terus menjadi nampak jelas kala keadaan air lagi surut. Untuk berjalan di atasnya, Kamu wajib berhati hati karena bebataun ini terbilang licin. Mengingat senantiasa terendam oleh air sehingga lumut pula berkembang di atasnya. Tidak jauh dari bibir pantai Kamu pula dapat memandang Bukit Batu, dengan bongkahan batu besar di puncaknya.

Pemandangan sangat memesona merupakan kala waktu telah merambah sore hari. Paling utama kala matahari mulai tenggelam, tentunya akan semakin cantik. Kamu dapat berjalan ke bagian samping, dimana Kamu dapat singgah ke Kampung Nelayan Kuri Caddi. Terdapatnya kampung ini ikut membagikan sisi natural dari wisata Pantai satu ini. Hadirnya dermaga kecil yang digunakan untuk bersandarnya perahu kepunyaan nelayan pula menaikkan nilai plus.

Tidak cuma itu, Kamu pula dapat menciptakan lorong lorong yang instagenic di antara Hutan Mangrove. Udaranya yang sejuk dengan alamnya yang masih terpelihara akan peruntukan liburan Kamu kian berkesan. Penduduk lokal pula melindungi kebersihan dan keindahannya, apalagi terumbu karangnya sekalian. Permukaan ataupun dasar lautnya mempunyai perpaduan yang cocok. Pesonanya sama sama akan membuat siapapapun terpukau dan enggan untuk kembali.

Baca Juga: Mengintip Indahnya Pulau Mahoro Sulawesi Utara

Alamat & Rute Menuju Lokasi Pantai Kuri Indah

Pantai yang indah ini, nyatanya tidak jauh dari pusat kota Makassar ataupun Maros, Sulawesi Selatan. Jika Kamu melaksanakan ekspedisi dari Lapangan terbang Sultan Hasanuddin, Kamu cuma memerlukan waktu dekat 15 menit saja. Untuk rutenya, Kamu dapat lewat Jalur tol Ir. Sutami, dan setelah itu dilanjutkan dengan mengarah Jalan. Poros Pattene. Jalur ini dekat 7 kilometer dari tujuan Kamu ialah pantai Kuri. Ekspedisi Kamu pastinya masih belum berakhir dan terbilang masih panjang.

Mengingat 1 kilometer mengarah Pantai, keadaan jalannya masih lumayan rusak dan pula kecil. Jembatan yang Kamu lewatkan apalagi masih memakai jembatan kayu. Sehabis itu Kamu masih wajib melanjutkan ekspedisi dengan berjalan kaki. Tidak butuh takut, medan yang wajib Kamu lewatkan berbentuk pematang sawah. Tidak hanya itu pula jaraknya tidak sangat jauh, tetapi senantiasa wajib berhati hati. Terlebih jika Kamu tiba di masa penghujan sebab medannya jadi licin.

Wisata Danau Tempe, Unik dan Menakjubkan

Wisatasulawesi.com – Sulawesi Selatan menyimpan pesona obyek wisata alam yang menarik dan layak dikunjungi. Salah satunya adalah Danau Tempe yang ada di Kabupaten Wajo. Danau Tempe adalah nama sebuah danau alami terbesar kedua di Pulau Sulawesi.

Danau Tempe yang memiliki luas sekira 13.000 hektar, yang diapit oleh tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Wajo, Sidrap dan Kabupaten Soppeng. Danau ini menjadi salah satu obyek wisata favorit dan banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Danau Tempe memiliki kekayaan ikan air tawar yang melimpah, dan sejak dahulu danau ini merupakan penghasil ikan air tawar terbesar di Indonesia dan bahkan dunia. Hal ini diperkirakan karena letak danau ini berada tepat di atas Lempeng Australia dengan Lempeng Eurasia.

Selain itu, danau ini juga memiliki beberapa spesies endemik ikan tawar yang tidak dapat ditemui di tempat lain. Beberapa jenis ikan endemik tersebut juga menjadi komoditi ekspor sampai Eropa dan Amerika.

KEINDAHAN DAN KEUNIKAN

Selain banyak terdapat spesies ikan air tawar, di Danau Tempe juga bisa anda temui keunikan yang lain. Di tengah danau anda bisa jumpai ratusan rumah terapung milik nelayan yang berjejer dengan dihiasi bendera yang berwarna-warni. Dari atas rumah terapung itu, pengunjung dapat menyaksikan terbit dan terbenamnya matahari di satu posisi yang sama, dan juga bisa menjumpai berbagai bunga air serta beberapa jenis burung yang jarang ditemui. Burung-burung tersebut berpindah dari benua satu ke benua yang lain, dan Danau Tempe menjadi tempat persinggahan burung-burung tersebut. Selain itu, anda bisa berkeliling menikmati keindahan alamnya dengan menggunakan perahu, sambil memancing ikan.

Selain kekayaan hayati danau Tempe yang menakjubkan, setiap bulan Agustus pengunjung juga bisa menyaksikan keunikan budaya masyarakat setempat.

Baca Juga : Mengintip Keunikan Danau Napabale Wisata Sulawesi Tenggara

Pasalnya, setiap bulan Agustus diadakan Maccera Tappareng (mensucikan danau) yang ditandai dengan pemotongan sapi yang dipimpin oleh ketua nelayan setempat.

Dalam acara ini, para pengunjung dapat menyaksikan berbagai atraksi wisata yang sangat menarik, seperti lomba perahu tradisional, perahu hias, pemilihan ana’ dara (gadis) dan kallolona (pemuda) Tanah Wajo, padendang (menabuh lesung), pagelaran musik tradisional dan tari bissu yang dimainkan oleh para waria, dan berbagai pagelaran tradisional lainnya.

LOKASI DAN AKSES

Danau Tempe terletak di kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo (Sengkang), Sulawesi Selatan.

Dari Kota Makassar, anda hanya butuh waktu kurang lebih 6 jam untuk sampai ke Danau Tempe menggunakan kendaraan roda empat.

Danau Tempe menjadi salah satu obyek wisata yang cukup unik yang dimiliki Bangsa Indonesia. Selain bisa menikmati keindahan alamnya, tentunya juga akan menambah pengetahuan akan kekayaan alam Indonesia. Akhir kata, selamat berwisata untuk anda. (Berbagai Sumber)

MENIKMATI INDAHNYA PULAU SARONDE DI GORONTALO

Wisatasulawesi.com – Provinsi Gorontalo memang menyimpan segudang destinasi wisata bahari yang tidak kalah indah dan menakjubkan dibanding daerah lain yang ada di Indonesia. Salah satunya yang bisa Anda kunjungi adalah Pulau Saronde.

Pulau Saronde merupakan pulau kecil yang hanya sekitar luas keliling kurang lebih 1km. Namun meski demikian, pulau ini memiliki kelebihan dengan pasir putihnya yang terhampar mengelilinginya bebatuan karang indah menemani pemandangan pulau yang memesona.

Jika berjalan dari selatan ke utara maka akan menemukan pemandangan yang berbeda. Hamparan pasir putih lembut yang membenamkan kaki Anda hingga batu karang dan air laut yang jernih memanjakan mata.

Pulau Saronde masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Untuk menempuh perjalanan dari pusat Kota Gorontalo hingga ke dermaga Kwandang sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi. Tapi apabila Anda memutuskan untuk menggunakan angkutan umum maka ambillah angkutan umum rute Gorontalo-Kwandang.

Baca Juga : INDAHNYA AIR TERJUN SALUOPA, WISATA SULAWESI TENGAH

Sementara jarak tempuh dari dermaga Kwandang menuju Pulau Saronde, diperlukan sekitar 60 menit dengan menggunakan jasa angkutan penduduk setempat atau disebut katinting.

Keistimewaan Pulau Saronde adalah taman bawah lautnya begitu indah dengan beragam terumbu karang, menjadikan perairan di pulau ini sangat cocok untuk kegiatan berenang dan snorkeling. Maka dari itu tak heran jika sejumlah orang menyebut pulau ini sebagai ‘permata wisata’ yang dimiliki oleh Provinsi Gorontalo.

Sementara itu, jika berencana liburan/berwisata di Pulau Saronde dalam beberapa hari, tidak usah ragu. Karena di sini tersedia perahu yang bisa disewa dan dipakai memancing di sekitar perairan pulau yang mempesona ini.

Sensasi Pedas Nasu Palekko, Bikin Keringatan

Wisata Sulawesi – Bagi Anda pecinta kuliner ekstra pedas, tak ada salahnya mencoba kuliner Sulawesi Selatan yang satu ini. Cita rasa dan sensasi pedasnya dijamin dapat menggoyangkan lidah dan membuat Anda mandi keringat.

Karena cita rasa dan sensasi pedasnya yang berbeda pada kuliner lainnya, membuat kuliner yang satu ini “sangat diburu” oleh penikmat kuliner yang ekstra pedas.

Nama kuliner khas Sulawesi Selatan ini, berasal dari bahasa bugis yang terdiri dari dua kata yaitu nasu dan palekko. Nasu berarti masak, sedangkan palekko berarti panci.

Cara memasaknya juga terbilang unik, serta punya rasa khas tersendiri dan dijamin dapat membuat Anda ketagihan.

Namanya memang tak setenar dengan coto Makassar dan sop konro, namun cita rasanya mampu ”bertanding” dengan kuliner tersebut.

Itik, merupakan bahan baku utama dari masakan nasu palekko. Karena banyaknya peminat terhadap kuliner ini, terkadang pemilik rumah makan memotong sekitar 125 hingga 150 ekor itik perharinya dan semuanya habis terjual. Wah, Anda pasti sudah bisa membayangkan warung tersebut tidak pernah sepi pengunjung dan memiliki beberapa karyawan yang selalu sibuk menyediakan pesanan.

Mungkin Anda penasaran untuk mencicipi kuliner nasu palekko, tak perlu bingung dan dimana dapat menikmatinya. Ya, kuliner tersebut sangat mudah ditemui di beberapa Kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan. Seperti Kabupaten Sidrap, Pangkajene serta Kabupaten Wajo. Anda tinggal bertandang kesana karena para pemilik warung dengan setia selalu menunggu kedatangan Anda.

Sementara rumah makan atau warung yang menyajikan nasu palekko dapat Anda ketahui dengan melihat bagian depannya. Pasalnya, jika di bagian depan terdapat kandang itik, hampir dipastikan jika rumah makan tersebut menyajikan nasu palekko. Bahkan, Anda pun dapat melihat langsung pengolahan mulai dari pemotongan hingga menjadi masakan yang lezat dengan cita rasa tersendiri.

Baca Juga : Sup Konro Kuliner Khas Sulawesi Yang Bikin Ketagihan

Bahkan, beberapa pemilik warung atau rumah makan yang menyediakan kuliner nasu palekko ini, mengaku bahwa terkadang pengunjung di warungnya berasal dari berbagai daerah dibelahan Nusantara, hanya untuk menikmati kuliner khas Sulawesi Selatan itu.

“Menu wajib”

Sementara itu, Nasu palekko tak hanya bisa ditemukan dirumah makan saja, akan tapi kuliner ini juga sering disajikan dirumah warga. Bahkan menjadi menu wajib ketika ada acara hajatan maupun pesta pernikahan di daerah tersebut. Karena nasu palekko, sudah menjadi masakan turun temurun dan sudah dikenal sejak ratusan tahun silam.

Soal gizi Anda tak perlu ragu. Karena daging itik kaya akan protein, mineral, vitamin dan mengandung omega 3 dan 6.

Bagi Anda yang memiliki hobi masak dan ingin membuat masakan nasu palekko, tak ada salahnya mencoba. Karena meskipun cara membutnya terlihat sangat mudah, namun dengan tehnik yang salah, dapat membuat daging itik menjadi amis dan alot. Serta proses pembuatannya juga membutuhkan kesabaran.

Berikut informasi mengenai resep dan cara membuatnya.

Bahan & cara membuat Nasu Palekko :

Bahan :

– 1 ekor itik (bagusnya itik muda),

– 10 siung bawang merah, haluskan

– cabe rawit secukupnya (sesuai selera), haluskan

– Segenggam asam jawa, rendam dengan air 200 ml

– 1 sendok makan merica bubuk

– 3 lembar daun salam

– 1 buah jeruk nipis

– 1 sendok teh kunyit bubuk

– 3 sendok makan minyak goreng

– Garam dan penyedap rasa secukupnya

Cara membuatnya :

Bersihkan itik dengan cara dilumuri garam kasar dan perasan jeruk nipis. Gosok hingga kulit ari lepas. Kemudian cuci bersih dan bakar sebentar itik tersebut hingga kulitnya kesat. Pisahkan antara kulit dan dagingnya, Kemudian kulit dan daging itik dipotong-potong dalam ukuran kecil (sebesar dadu). Selanjutnya lumuri daging itik dengan setengah bagian air asam jawa, 1 sendok garam dan penyedap rasa secukupnya, remas-remas dan diamkan.

Panaskan wajan,sangrai kulit itik yang telah dipotong dalam ukuran kecil hingga minyaknya keluar, kemudian tambahkan minyak goreng dan gunakan api sedang. Kemudian masukkan potongan itik beserta bumbu rendamannya. Selanjutnya, masukkan sisa air asam, kunyit bubuk, cabai serta bawang merah yang telah dihaluskan. Aduk-aduk dan masak hingga airnya tinggal sedikit, kemudian tambahkan garam dan penyedap rasa.

Selamat, nasu palekko siap disantap di meja makan.

Mengenal Lebih Dekat Budaya Tana Toa, Kajang Bulukumba

Mengenal Lebih Dekat Budaya Tana Toa, Kajang Bulukumba – Suku Kajang adalah salah satu suku yang tinggal di pedalaman Kabupaten Bulukumba. Daerah tersebut dinamakan Tana Toa yang berarti tanah yang tertua. Hal itu dikarenakan kepercayan masyarakatnya yang meyakini daerah tersebut sebagai daerah tertua dan pertama kali diciptakan oleh Tuhan di muka bumi ini. Bagi mereka, daerah ini dianggap sebagai tanah warisan leluhur.

Setiap hari, Masyarakat adat kajang menggunakan bahasa konjo sebagai bahasa sehari-hari. Bahasa konjo termasuk bahasa Makassar yang berkembang dalam satu komunitas masyarakat. Pada umumnya masyarakat Desa Tana toa, tidak pernah merasakan bangku pendidikan secara formal. Maka tak heran, sangat sulit ditemukan masyarakat di kawasan ini yang mampu berbahasa Indonesia.

Meski demikian, suku Kajang mempunyai struktur kelembagaan. Bahkan, semua individu yang mendapat posisi dalam struktur tersebut, melaksanakan amanah secara jujur, tegas dan konsisten. Mereka paham arti tugas dan tanggung jawab. Pemimpin mereka disebut Ammatoa, pelajaran mereka dapatkan dari alam sekitar.

Ketika Ammatoa meninggal, maka pemimpin adat berikutnya akan dipilih setelah tiga tahun lamanya. Para calon Ammatoa dikumpulkan, kemudian seekor ayam dilepaskan. Ketika ayam tersebut hinggap pada salah seorang calon, maka dialah yang menjadi pemimpin adat berikutnya.

Dalam hal perkawinan, masyarakat Tana Toa harus kawin dengan sesama masyarakat kawasan tersebut. Jika tidak, dia harus meninggalkan kawasan adat.

Masyarakat Tana Toa Kajang juga dicirikan dengan pakaiannya yang serba hitam. Menurut mereka, pakaian hitam tersebut memiliki makna kebersahajaan, kesederhanaan, kesamaan atau kesetaraan seluruh masyarakatnya. Selain itu, pakaian hitam juga dimaksudkan agar mereka selalu ingat akan kematian atau dunia akhir.

Makna kesetaraan tidak hanya dapat dilihat dari cara mereka berpakaian, akan tetapi juga dari bentuk bangunan rumah yang ada di kawasan ini. Semua model, ukuran serta warnanya terkesan seragam, beratap rumbia serta berdinding papan. Kecuali rumah Ammatoa yang dindingnya menggunakan bambu. Di sekitar rumah Ammatoa tersebut, semua pemukiman Warga menghadap kearah kiblat.

Di kawasan ini, pengunjung tidak akan menemukan satu rumah pun yang berdinding tembok. apalagi bangunan yang memiliki berbagai model seperti bangunan mewah yang sering kita lihat . didalam rumah, tak satupun barang elektonik. modernitas dianggapnya sebagai pengaruh buruk yang dapat menjauhkan mereka dengan alam dan para leluhur.

Masyarakat Tana Toa percaya bahwa bumi ini adalah warisan nenek moyang yang berkualitas dan seimbang. Oleh karena itu, anak cucunya harus mendapatkan warisan tersebut dengan kualitas yang sama persis.

Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, masyarakat adat memegang teguh ajaran leluhur yang disebutpasang ri kajang yang berarti pesan di kajang. Ajaran pasang itu, dinilai ampuh dalam melestarikan hutan.
Selaku pemimpin adat, Ammatoa membagi hutan dalam tiga bagian. Yaitu, hutan keramat “hutan karamaka”, hutan perbatasan “hutan batasayya” serta hutan rakyat “hutan laura”.

Baca Juga: Pantai Nambo

Hutan keramat diakui sebagai hutan pusaka dan dijadikan kawasan hutan larangan untuk semua aktifitas, kecuali kegiatan ritual. Hutan ini sangat dilindungi, mereka meyakini kawasan ini sebagai tempat turunnya manusia terdahulu yang juga lenyap di tempat tersebut. Masyarakat juga yakin, hutan ini tempai naik turunnya arwah dari bumi kelangit.

Apabila terjadi pelanggaran terhadap peraturan hutan yang seluas 317,4 hektar ini, maka akan dikenakan denda Rp.1.200.000 di tambah dengan sehelai kain putih serta mengembalikan barang yang telah diambil dari daerah tersebut.

Hutan perbatasan merupakan hutan yang bisa ditebang beberapa jenis kayunya, akan tetapi harus dengan izinAmmatoa dan kayu yang diambil dari kawasan itu hanya untuk membangun fasilitas umum, serta untuk rumah bagi komunitas Ammatoa yang tidak mampu.

Selain demikian, sebelum melakukan penebangan pohon, orang tersebut diwajibkan melakukan penanaman sebagai penggantinya. Ketika sudah tumbuh subur, penebangan baru akan dilakukan dengan menggunakan alat tradisional serta mengangkatnya secara gotong royong keluar dari areal hutan.

Nah, apabila seorang menebang kayu di kawasan ini tanpa izin, maka dikenakan denda 800 ribu rupiah. Dan ketika terjadi kelalaian yang menyebabkan kerusakan hutan, dikenakan denda 400 ribu rupiah. Kedua denda tersebut dilengkapi dengan sehelai kain putih.

Yang terakhir adalah hutan rakyat, meskipun hutan ini dikuasai dan di kelola oleh rakyat. Tapi hukum adat masih tetap berlaku. Denda atas pelanggaran di kawasan ini sama dengan denda hutan perbatasan.

Selain sanksi denda, orang yang melakukan pelanggaran tersebut juga dikenakan hukum adat berupa pengucilan. Yang lebih parahnya lagi, pengucilan tersebut berlaku bagi semua keluarga sampai generasi ketujuh.

Selanjutnya, ada dua bentuk ritual yang dijalankan oleh suku kajang apabila terjadi kasus pencurian, yaitu tunu panroli dan tunu passau.

Tunu panroli yaitu mencari pelaku pencurian dengan cara seluru masyarakat memegang linggis yang membara setelah dibakar. Masyarakat yang tidak bersalah, tidak akan merasakan panasnya linggis tersebut.

Tapi, apabila sang pencuri melarikan diri, maka dilakukanlah tunu Passau yaitu Ammatoa membakar kemenyan sambil membaca mantra yang dikirmkan kepada pelaku agar jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia secara tidak wajar.

Tiap akhir tahun, masyarakat adat suku kajang melakukan ritual andingingi yang berarti mendinginkan. Ini merupakan salah satu bentuk kesyukuran mereka atas kemurahan alam dengan cara mendinginkannya. Waktu tersebut adalah saatnya alam untuk diistirahatkan setelah dikelolah dan dinikmati hasilnya selama satu tahun.

Baca Juga: 5 Air Terjun Favorit Dekat Kota Makassar

Luas Desa Tana Toa, 331,17 hektar dan terbagi menjadi dua yaitu suku Kajang luar dan Kajang dalam. Masyarakat Kajang luar, tersebar dan menetap di tujuh dusun. Sementara masyarakat Kajang dalam tinggal di satu dusun yaitu Benteng. Di dusun Benteng inilah, masyarakat Kajang secara keseluruhan melakukan segala ritual dan aktifitas yang berkaitan dengan adat istiadat.

Meski suku ini terbagi kedalam dua kelompok, akan tetapi tidak ada perbedaan diantara mereka. Semuanya berpegang teguh terhadap ajaran leluhur.

Lokasi

Secara geografis, suku Kajang berada di wilayah Desa Tana Toa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sekitar 56 kilometer dari pusat kota Bulukumba.

Berkunjung ke Kabupaten Bulukumba, belum lengkap tanpa memasuki kawasan adat Tana Toa yang merupakan salah satu tempat wisata budaya Sulawesi. Mengunjungi peninggalan megalitik milik masyarakat kajang serta mempelajari kearifan dalam melestarikan budaya yang bertahan ratusan bahkan ribuan tahun itu.

Para pengunjung yang datang di daerah ini, harus mengikuti aturan adat yang berlaku. Tidak boleh menggunakan kendaraan modern, anda hanya boleh menunggangi kuda atau berjalan kaki. Pengunjungpun harus mengikuti khas pakaian adat kajang yang berwarna hitam itu.

10 Tempat Wisata di Makassar Yang Wajib Kalian Kunjungi

10 Tempat Wisata di Makassar Yang Wajib Kalian Kunjungi – Taukah Kamu jika di Makassar banyak ada tempat wisata yang indah? Apalagi keindahannya membuat turis yang tiba berkunjung tidak ingin kembali. Makassar ialah bunda kota provinsi dari Sulawesi Selatan yang sekalian menempati posisi keempat selaku kota metropolitan terbanyak di Indonesia.

Walaupun tercantum kota metropolitan, tetapi nyatanya Makassar menaruh segudang tempat wisata yang indah. Jadi normal saja bila banyak turis yang berkunjung ke Makassar cuma buat liburan serta menikmati keindahannya. Apalagi bukan cuma turis dalam negeri saja yang mendatangi Makassar, turis mancanegara juga pula tiba berkunjung.

Tidak hanya panorama alam gedung perkotaan, Makassar pula dipadati panorama alam indah yang lain. Di Makassar Kamu dapat mendatangi tempat wisata yang menyuguhkan keelokan alam yang luar biasa. Bukan cuma itu saja, terdapat bermacam tipe rumah adat di Makassar yang dapat Kamu jumpai. Yaps, sangat menyenangkan bukan?

10 Tempat Wisata di Makassar

Buat Kamu yang masih bimbang ingin liburan kemana bersama keluarga tercinta, hingga dapat mendatangi 10 objek wisata di Makassar ini. Tidak butuh berlama- lama berikut sebagian tempat tamasya di Makassar yang mempunyai panorama alam indah serta buat betah para turis.

  • 1. Pantai Losari Makassar

Pantai Losari terletak di pulau Sulawesi serta jadi ikon dari kota Makassar. Jadi tidak heran apabila turis senantiasa mendatangi pantai ini kala tiba ke Makassar. Pantai Losari terletak di sebelah barat Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Para wisatawan sangat menikmati panorama alam indah yang disuguhkan oleh pantai ini.

Sangat banyak turis akan mendatangi pantai ini pada sore hari menjelang matahari tenggelam. Alasannya turis akan memandang langsung indahnya panorama alam matahari tenggelam di dekat Pantai Losari. Apakah Kamu anak senja yang suka dengan keelokan senja? Bila iya, jangan kurang ingat buat mendatangi Pantai Losari kala berkunjung ke Makassar.

  • 2. Tempat Wisata Air Terjun Leang Pa’ niki

Tempat wisata air terjun di Makassar yang tidak boleh terlewatkan yakni Leang Pa’ niki. Kala Kamu liburan ke Kota Makassar serta mau menikmati segarnya air terjun, hingga dapat langsung mendatangi Leang Pa’ niki. Spot yang memanjakan mata ini terletak di perbatasan Desa Buakkang serta Desa Rannaloe.

Kala berkunjung ke lokasi ini memanglah dianjurkan dikala masa kemarau. Perihal ini disebabkan akses mengarah air terjun lebih gampang dijangkau kala tidak hujan. Panorama alam indah yang disuguhkan oleh air terjun dengan ketinggian dekat 10 meter ini akan membuat benak lebih tenang. Oleh karena itu banyak sekali turis yang tiba berkunjung cuma buat membebaskan penat.

  • 3. Pulau Lae- lae

Apakah Kamu mau berenang serta melaksanakan snorkeling di dekat pantai? Pulau Lae- lae jadi destinasi wisata yang sesuai serta cocok nih dengan yang Kamu mau. Wisata bahari di Makassar ini sediakan bermacam kegiatan mengasyikkan untuk Kamu yang suka pantai.

Pulau menawan ini letaknya tidak sangat jauh dari pesisir Makassar. Cuma berjarak kurang lebih 1, 5 kilometer dengan waktu tempuh dekat 10 hingga 15 menit memakai speed boat. Dengan jarak tempuh yang dekat tersebut, Kamu telah dapat memandang langsung indahnya ciptaan Tuhan yang tiada tanding.

Di Pulau Lae- lae ini Kamu dapat memandang ikan- ikan kecil serta indahnya terumbu karang dengan snorkeling. Ombak di pulau ini lumayan tenang, sehingga Kamu dapat melaksanakan bermacam kegiatan bermain di pulau dengan aman. Kala Kamu letih, Kamu dapat istirahat di pondok- pondok yang terdapat di pinggir pulau. Apakah Kamu telah membayangkan betapa asik liburan ke pulau ini?

  • 4. Benteng Fort Rotterdam

Apakah Kamu suka dengan wisata budaya( Cultural Tourism)? Kamu dapat mendatangi Benteng Fort Rotterdam yang lokasinya tidak jauh dari Pantai Losari. Benteng Fort Rotterdam jadi salah satu tempat memiliki untuk warga Makassar. Perihal ini disebabkan benteng tersebut ialah aset dari Kerajaan Gowa- Tallo.

Kala Kamu berkunjung ke benteng ini, Kamu akan merasakan nuansa kolonial yang kental. Kamu akan merasakan atmosfer semacam lagi terletak di Eropa sebab nuansa arsitekturnya. Butuh Kamu tahu pula kalau di bagian pojok benteng ada ruangan penjara yang pada era dulu sempat digunakan oleh Pangeran Diponegoro.

  • 5. Pulau Samalona

Tempat wisata bahari di Makassar bukan cuma Pulau Lae- lae saja. Tetapi terdapat pulau kecil lain yang keindahannya sanggup menghipnotis para turis yang tiba berkunjung. Pulau ini bernama Pulau Samalona yang terletak di sebelah barat Kecamatan Wajo, Makassar. Buat menggapai pulau ini dari pusat Kota Makassar pula tidak jauh, cuma butuh menempuh jarak dekat 7 kilometer saja.

Di pulau ini Kamu dapat melaksanakan bermacam kegiatan seru semacam snorkeling serta diving. Buat penyewaan perlengkapan buat snorkeling serta diving juga pula lumayan terjangkau. Cuma dekat 50 ribu hingga 100 ribu saja Kamu telah dapat menyewa perlengkapan tersebut. Pesona indah yang terpancar dari Pulau Samalona ini membuat Kamu terus menjadi betah liburan serta tidak mau kembali.

  • 6. Taman Nasional Bantimurung

Pada dikala berkunjung ke Makassar akan terasa kurang bila tidak mampir ke Taman Nasional Bantimurung. Taman nasional yang satu ini ialah Taman nasional kedua sehabis Taman Nasional Taka Bonerate yang terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan. Butuh Kamu tahu kalau Taman nasional ini ialah salah satunya Taman nasional berbentuk kawasan karst di Indonesia.

Bukan cuma itu saja, Taman Nasional Bantimurung pula diketahui dengan istilah surganya kupu- kupu( The Kingdom of Butterfly). Perihal ini disebabkan ada banyak spesies kupu- kupu yang tinggal di kawasan ini, apalagi jumlahnya menggapai 250 spesies. Gimana, terus menjadi penasaran dengan tempat yang dijuluki surganya kupu- kupu ini kan?

  • 7. Pantai Tanjung Bayang

Tempat wisata berikutnya yang sayang buat dilewatkan pada dikala di Makassar merupakan Pantai Tanjung Bayang. Pantai ini ialah destinasi wisata kesukaan yang senantiasa ramai didatangi dikala akhir minggu. Panorama alam indah dari pantai ini akan membuat atmosfer liburan bersama keluarga jadi lebih bermutu.

Terdapat bermacam sarana yang dapat Kamu nikmati kala berkunjung ke Pantai Tanjung Bayang ini. Salah satunya yakni wahana banana boat serta floaties. Kala terletak di pantai ini, Kamu pula dapat memilah sendiri mau duduk di mana. Apakah di sofa kaleng, gazebo, lesehan ataupun ring bed.

  • 8. Pantai Akkarena

Destinasi wisata yang satu ini pula tidak boleh dilewatkan, ialah Pantai Akkarena. Kamu dapat menikmati keelokan pantai serta pula berupaya bermacam wahana watersport yang ada. Bukan cuma itu saja, di pantai ini pula ada bermacam cafe dengan konsep unik yang dapat digunakan buat bersantai.

Panorama alam yang eksotis dari pantai ini membuat banyak turis merasa betah. Apalagi bukan cuma turis lokal saja, tetapi turis mancanegara pula banyak yang berkunjung ke pantai ini.

  • 9. Pegunungan Karst Makassar

Tempat wisata di Makassar yang mempunyai panorama alam luar biasa berikutnya yakni Pegunungan Karst. Untuk Kamu yang suka berpetualang, hingga Kamu wajib menghadiri lokasi ini. Pada pagi hari ataupun dikala hujan, lokasi ini akan diselimuti oleh kabut. Kabut- kabut tersebut menaikkan keelokan dari Pegunungan Karst ini.

  • 10. Malino Highlands

Malino Highlands ialah wisata kebun Makassar berbentuk perkebunan teh yang dapat Kamu kunjungi. Bukan cuma panorama alam indah dari hamparan kebun teh saja yang akan Kamu miliki. Tetapi disini pula ada resort elegan yang mendukung liburan Kamu terus menjadi terasa sempurna.

Udara fresh yang terdapat di lokasi ini sanggup menenangkan benak tiap orang yang berkunjung. Lokasi dari Malino Highlands ini tidak jauh dari pusat kota Makassar, jadi Kamu dapat dengan gampang mengunjunginya. Gimana, telah siap merasakan liburan yang bermutu bersama keluarga?

Tidak cuma gedung- gedung bertingkat khas perkotaan saja yang dapat Kamu temukan di Makassar. Tetapi keelokan alam yang tersembunyi dibalik gedung besar ini pula dapat Kamu jumpai. Jadi yakinkan Kamu mendatangi pula sebagian tempat indah tersebut dikala berkunjung ke wilayah Makassar ya!


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/wisatasulawesi/public_html/wp-includes/functions.php on line 5279