Air Terjun Jammeng View Alam yang Indah Nan Asri di Selayar

Air Terjun Jammeng ialah salah satu destinasi tamasya yang berada di Kepulauan Selayar. Biasanya Kepulauan Selayar identik dengan tamasya bahari, tetapi tidak terkecuali pula tamasya alam seperti air terjun sanggup mempesona pelancong. Estetika air terjun yang satu ini sepatutnya dibuat rujukan untuk wisatasulawesi.com.

Tamasya alam ini menyuguhkan panorama cantik yang belum banyak terjamah oleh manusia. Pemandangan alam yang masih dikelilingi tumbuhan hijau menjadi tenaga tarik tersendiri dikala mengunjungi tamasya air terjun ini. Tidak cuma cantik, air yang masih bening bisa diaplikasikan pengunjung untuk sekadar bermain air maupun berenang.

Baca Juga : Kawasan Megamas Manado, Tempat Bersantai Favorit Warga

Hal menarik lainnya, sekiranya pelancong datang dikala petang hari akan bisa menyaksikan cantiknya sang surya terbenam. Terdapat sebagian fasilitas yang bisa dirasakan oleh pengunjung, salah satunya ialah home stay. Pengelola setempat sudah menyediakan fasilitas berupa penginapan bagi pelancong yang berharap bermalam merasakan estetika alam.

Pesona Dimiliki Air Terjun Jammeng

Pesona khas yang dimiliki air terjun ini terdapat pada tetesan airnya yang menyerupai wujud tirai. Apalagi air terjun ini mempunyai ciri unik lainnya yang terdapat pada aliran airnya yang lewat tujuh jenjang. Kecuali itu, untuk hingga ke daerah nan cantik ini pengunjung perlu menjelajahi hutan dan perkampungan khususnya dulu.

1. Air Terjun Menyerupai Tirai
Energi tarik yang tenar dari tamasya alam ini ialah air terjun yang menetas ke bawah akan menyusun seperti tirai. Pengunjung akan merasakan estetika alam yang dilengkapi dengan bunyi deruan air bening yang menyegarkan. Tidak sedikit pelancong yang memanfaatkan kejernihan air terjun ini untuk berenang atau bermain air.

Kecuali itu, air terjun ini mempunyai keunikan lainnya merupakan aliran air yang lewat 7 jenjang. Tiap alirannya akan lewat bebatuan yang dipenuhi tumbuhan hijau di sekitarnya. Tentunya akan menambah kesan teduh kita berada di tamasya alam nan cantik ini.

2. Jalan yang Menantang
Bagi pelancong yang berharap mengunjungi tamasya alam ini semestinya menyiapkan energi khususnya dulu, karena perjalanan yang tempuh akan sedikit menantang. Bagi pengunjung yang lebih menyenangi berjalan kaki akan memiliki pengalaman menarik. Apalagi jalan yang dicapai tak stabil dan banyak yang berlubang.

Tentunya menjadi tenaga tarik tersendiri dikala bisa mengalahkan jalan menantang hal yang demikian. Tapi tidak usah cemas, bagi pelancong yang tak berharap berjalan kaki juga bisa memilih untuk mengendarai roda dua maupun empat untuk hingga ke daerah tamasya alam satu ini.

3. Merasakan Panorama Alam yang Masih Asri

Air Terjun Jammeng Selayar tenar dengan estetika alamnya yang masih natural. Tamasya nan menawan ini masih dipenuhi dengan pohon-pohon hijau yang menghiasi di sekitar air terjun.

Tidak cuma itu, pengunjung akan menikmati sensasi berpetualang ke hutan ketika mengunjungi daerah ini. Disisi lain, tumbuhan hijau hal yang demikian akan membikin pelancong menikmati hawa teduh dan menyegarkan.

4. Merasakan Sang Terbenam
Satu lagi tenaga tarik unik dari air terjun ini ialah bisa merasakan sang surya terbenam. Umumnya sunset bisa dirasakan dikala berada di pantai, tetapi di tamasya alam menakjubkan ini pengunjung akan dapat menyaksikan lantas sang surya karam.

Khususnya bagi pelancong yang datang dikala petang hari bisa memandang panorama memikat hal yang demikian dari puncak air terjun.

Domisili dan Rute Menuju Lokasi

Lokasi Air Terjun Jammeng berlokasi di Jammeng Desa Laiyolo Baru, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Sekiranya Anda berada di Kota Benteng, karenanya perjalanan yang akan dicapai sekitar 25 kilometer. Pengunjung bisa memakai kendaraan pribadi atau awam untuk menuju air terjun nan cantik ini.

Jalan yang dibutuhkan pelancong untuk mengunjungi lokasi ini bisa memakai kendaraan roda 2 maupun roda 4. Tapi yang perlu diwaspadai ialah jalan menuju air terjun ini masih banyak yang berlubang. Dianjurkan bagi pengunjung senantiasa berhati-hati dengan jalan yang masih dalam tahap pembetulan.


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/wisatasulawesi/public_html/wp-includes/functions.php on line 5279