Pulau Pepaya, Penjaga Habitat Alam Bahari Gorontalo Utara

Pulau Pepaya, Penjaga Habitat Alam Bahari Gorontalo Utara – Pulau Pepaya, merupakan istilah dari pulau kecil serta unik di Kabupaten Gorontalo Utara ini. Pulau ini merupakan satu dari sebagian pulau penjaga habitat alam bahari yang ada di Gorontalo Utara.

Pasirnya yang putih mengelilingi garis pantai menjadikan pulau pepaya ini nampak sangat indah serta memanjakan mata, ditambah suara dedaunan kala kalian ditiup angin laut membuat atmosfer jadi lebih sejuk serta dapat membuat siapa saja yang berkunjung kepulau itu enggan buat cepat- cepat beranjak kembali.

Pulau kecil yang tidak berpenghuni ini terletak di antara laut Kecamatan Monano serta Sumalata Timur Gorontalo Utara. Pulau ini pula berdekatan dengan pulau Raja yang ukurannya lumayan besar serta tidak kalah menarik dari Pulau Pepaya. Kedua pulau bersebelahan itu masuk dalam kawasan konservasi cagar alam.

Masuknya pulau itu dalam kawasan konservasi cagar alam, membuat pulau itu terpelihara ekosistemnya, sebab tidak sering sekali orang yang tiba melaksanakan kegiatan disitu.

Walaupun pulau ini masuk dalam kawasan konservasi cagar alam, kamu masih dapat kok berkunjung buat memandang keelokan pulau ini, asalkan sepengetahuan petugas tubuh konservasi sumber energi alam( BKSDA) Gorontalo serta jelas apa tujuan sahabat kesana supaya terpantau oleh penjaga pulau, sebab pulau ini kata Kepala Dinas Pariwisata serta Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Utara, Badar Pakaya, sangat dilindungi.

Pulau ini sangat sesuai buat sahabat yang mau mengisi waktu libur dengan menikmati keelokan alam bahari, terlebih buat kalian para pecinta alam bahari.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Makassar Yang Wajib Kalian Kunjungi

Buat mengarah Pulau ini, Sahabat akan menempuh ekspedisi dekat 2 hingga 3 Jam lebih dari pusat Kota Gorontalo. Jika telah merambah Gorontalo Utara, sahabat tinggal menjajaki jalur Gorontalo- Buol hingga di Desa Dunu Kecamatan Monano.

Mengapa wajib Desa Dunu yang jadi saran titik penyebrangan ke Pulau itu, sebab di Desa Dunu ada petugas ataupun penjaga pulau tersebut. Sahabat dapat langsung bertanya ke pemerintah Desa ataupun warga setempat dimana rumah serta nama penjaga pulau itu, disana pula sahabat telah dapat memandang 2 pulau yang bersebelahan itu.

Kurang lebih 30 menit buat hingga ke Pulau serta sepanjang penyebrangan memakai perahu sahabat akan disuguhkan dengan indahnya panorama daratan Gorontalo Utara. Kala telah mendekati pulau, sahabat nyatanya pula akan dimanjakan dengan pemandangan dasar laut, lautnya yang biru jernih, pepohonan dan pasir putih yang mengelilingi pulau kecil itu.

Yakinkan saat sebelum ke pulau itu, sahabat telah mempersiapkan persediaan mulai dari santapan ataupun kemilan, sebab disitu tidak ada kegiatan jual beli ya. Jangan kurang ingat membawa kamera ataupun hp( HP) sebab kedua barang itu akan sangat bermanfaat saat di pulau nanti, yakinkan pula keadaan cuaca betul- betul terang.

Jika beruntung, sahabat pula akan memandang penyu, sebab pulau itu kerap dijadikan tempat pelepasan bibit penyu serta nyatanya dilindungi.

Pesan buat sahabat kala dipulau nanti, jangan mengambil apapun kecuali foto. Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak. Jangan menewaskan apapun kecuali waktu. Jauhi aksi vandalisme. Salam lestari serta selamat berhari libur ya.


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/wisatasulawesi/public_html/wp-includes/functions.php on line 5279