Rekomendasi 4 Wisata Horor di Makassar, Berani Mampir?

Rekomendasi 4 Wisata Horor di Makassar, Berani Mampir? – Mengisi hari liburan memanglah tidak melulu dicoba dengan hal- hal biasa. Salah satu hal yang dapat jadi alternatif merupakan mendatangi tempat wisata yang bernuansa mistis.

Kota Makassar dengan segala keindahannya warnanya pula menaruh beberapa cerita misteri pada sebagian bangunan tua yang masih berdiri kuat sampai hari ini. Apalagi, bangunan tua yang jadi saksi penjajahan tersebut senantiasa ramai didatangi para turis.

Untuk tujuan uji nyali, kamu dapat berupaya mendatangi tempat- tempat ini sendirian. Tetapi pula tidak kalah seru bila dicoba bersama sahabat ataupun saudara.

Untuk warga yang tertarik mendatangi wisata horor di Makassar, berikut daftarnya yang sudah dirangkum oleh wisatasulawesi.com.

1. Monumen Westerling Makassar

Tempat wisata horor di Makassar yang satu ini biasa pula diucap Monumen Korban 40. 000 Jiwa. Bangunan yang terletak di Jalur Korban 40. 000 Jiwa, Kecamatan Tallo ini dibentuk untuk memeringati kematian korban pembantaian sebanyak 40. 000 jiwa pada masa silam.

Bagi cerita sejarah, mayat para korban yang sudah dibantai kala itu dikubur dalam suatu lubang besar yang terletak di dalam monumen tersebut. Beberapa warga mengaku sering kali melihat penampakan makhluk halus dikala mendatangi wisata horor di Makassar tersebut.

Sebagian orang apalagi mengaku sering mencium aroma darah segar serta bau bangkai di sebagian kawasan Monumen Westerling. Banyaknya cerita horor yang tersebar menimpa wisata horor di Makassar ini membuat suasana mistis terus menjadi terasa dikala terletak di museum tersebut.

2. Benteng Fort Rotterdam

Wisata horor di Makassar yang satu ini ialah salah satu web aset sejarah yang sangat populer di kota Makassar. Bagi sejarah, benteng yang terletak di pinggir tepi laut sebelah barat Kota Makassar ini dibentuk pada masa penjajahan Belanda.

Konon, wisata horor di Makassar ini jadi tempat pembantaian serta memakan banyak korban jiwa dikala jatuh dalam kekuasaan Belanda. Akibat kejadian tersebut, benteng Fort Rotterdam diyakini jadi tempat yang angker serta dipadati atmosfer mistis.

Benteng Fort Rotterdam pada biasanya didatangi turis selaku web memiliki dengan bangunan bergaya khas kolonial. Tetapi, banyaknya cerita mistis yang tersebar menjadikan tempat ini banyak didatangi selaku wisata horor di Makassar.

3. Museum Kota

Museum Kota Makassar ialah bangunan memiliki aset Belanda yang menaruh beberapa cerita mistis. Bangunan yang terletak di Jalur Balaikota Nomor. 11 ini ialah salah satu wisata horor di Makassar yang dapat jadi tujuan untuk liburan di akhir minggu.

Tadinya, wisata horor di Makassar yang satu ini difungsikan selaku Kantor Wali Kota Makassar. Dikala ini, bangunan ini difungsikan selaku Museum Kota yang berisi sejarah dini terjadinya Kota Makassar.

Bagi cerita dari wisatawan, beberapa penampakan seringkali terlihat di dekat wisata horor di Makassar ini. Arsitektur serta style bangunan yang tampak tua menjadikan atmosfer mistis terus menjadi terasa dari bangunan ini.

4. Lapangan Karebosi

Wisata horor di Makassar yang jadi salah satu landmark Kota Makassar ini warnanya menaruh beberapa cerita mistis. Bagi cerita yang tersebar terdapat 7 buah gundukan misterius yang timbul secara misterius semenjak 10 abad kemudian, oleh warga dekat gundukan tersebut diketahui dengan istilah tujua.

Tidak hanya itu, bermacam penampakan makhluk astral sering kali terlihat dalam daerah wisata horor di Makassar yang satu ini. Salah satu cerita yang sangat fenomenal merupakan kemunculan penampakan penunggang kuda dikala segala lampu dimatikan.

Warga di dekat yakin, penampakan penunggang kuda yang sering kali timbul ialah penghuni tertua semenjak puluhan tahun. Konon, bila tidak mau melihat hal- hal mistis, sebaiknya lekas menghentikan segala kegiatan di dekat wisata horor di Makassar tersebut setelah matahari terbenam.

Seperti itu 4 rekomendasi wisata horor di Makassar yang dapat didatangi dikala akhir minggu. Tertarik melakukan uji nyali?


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/wisatasulawesi/public_html/wp-includes/functions.php on line 5279