Lompat ke konten
Home » Pemandian Air Panas Wawolesea di Konawe Utara

Pemandian Air Panas Wawolesea di Konawe Utara

  • oleh
Pemandian Air Panas Wawolesea

Pemandian Air Panas Wawolesea di Konawe Utara – Telah bukan menjadi rahasia lagi seandainya Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, menaruh sejuta estetika alam yang kemudian dimaksimalkan dalam dunia pariwisata. Salah satu kecantikan alamnya bisa ditemukan pada Wawolosea, yang berupa sebuah pemandian air panas yang terlihat berbeda dari yang lain. Berikan sensasi berbeda, banyak pelancong yang penasaran akan keunikan yang dimilikinya wisatasulawesi.com.

Keunikan dari Pemandian Wawolesea

Siapa yang berkunjung segera ke wilayah tamasya satu ini akan dihasilkan takjub tiada henti, dimana tampak ratusan mata air panas yang sebagian kali mengeluarkan gelembung panas dari perut bumi. Sedangkan mulanya tampak seperti daerah pemandian air panas umum, siapa sangka rupanya menaruh keunikan tersendiri. Keunikannya hal yang demikian berlokasi pada airnya yang terasa asin, walaupun lokasinya tak berdekatan dengan lautan.

Padahal seandainya dipandang dari tampilannya sendiri, sumur sumur ini berbentuk bak persawahan terasiring. Format hal yang demikian diperoleh dari sumur air panas, yang kemudian mengalir ke sebagian kolam yang terwujud natural sampai menyusun layaknya sengkedan di tempat persawahan. Justru formatnya yang berundak undak bak tangga, disebut sebagai kekuatan tarik sebab tak dapat ditemukan di daerah lainnya.

Banyaknya kandungan kapur pada airnya, membikin kolam air panas natural ini tampak seperti hasil tangan manusia yang mengaplikasikan semen untuk membuatnya. Sedangkan airnya termasuk keruh, tidak perlu kuatir berlebihan untuk mencoba sensasi berendam disana. Pasalnya air hal yang demikian memang dimuntahkan segera dari perut bumi dan mengalir tiada henti, sehingga kebersihan airnya konsisten terjaga.

Bukan cuma merasakan air panasnya saja, disini pengunjung juga disuguhkan dengan pesona alam indah yang dapat dipandang dari atas bukit. Disana pengunjung dapat memandang eksotisme panorama laut, yang berada persis di sebelah timur kolam air panas. Dari ketinggian itu pula, pengunjung dapat memandang indahnya kolam air panas Wawolosea yang berasal dari gradasi warna biru dan putih kapur.

Bila yang tidak keok menarik untuk dilihat yakni kolam air panasnya dikeliling oleh vegetasi pinus. Pemandangan datang di ketika yang ideal, kadangkala dapat memandang sebagian binatang liar seperti simpanse sampai rusa yang siap menyapa. Panorama langka yang tak dapat dipandang tiap waktu ini, tentu saja menggiurkan untuk dipandang secara segera. Oleh maka, sampai sekarang wilayah tamasya ini masih banyak dikunjungi pelancong.

Keseruan Berkunjung ke Pemandian Air Panas Wawolesea

Sebelum menjelang wilayah tamasya ini, pelancong secara khusus dulu disambut dengan sederetan hutan pinus. Panorama hal yang demikian terlihat indah, dimana tiap pohonnya bak berbaris rapi dan cakap memberikan kesan menyejukkan di mata. Disaat pertama kali mengijakan kaki ke wilayah tamasya, pengunjung disambut tiupan angin sepoi sepoi yang terasa membelai lembut di kulit.

Nuansanya yang masih natural dan diantar dengan bunyi kicauan merdu, membikin anda betah berlama lama disana. Bukan cuma tubuh yang merasa lebih segar, tapi pikiran penat berubah menjadi lebih rileks dan terasa demikian itu nyaman. Diandalkan keunggulan yang ditawarkan, dianggap sebagai skor plus sebab cakap memberikan pengalaman tiada dua. Oleh maka, destinasi tamasya ini semestinya menyandang sebagai daerah tamasya unggulan.

Bukan cuma sebab estetika alamnya yang masih terjaga, tetapi masih banyak alasan lain terhadap pelancong beratensi berkunjung ke daerah hal yang demikian. Salah satu alasan yang membikin daerah ini tak jarang dikunjungi, yakni adanya segudang manfaat yang diterima tubuh setelah merendam disana. Ketika cakap menyembuhkan semua penyakit kulit, mengingat adanya kandungan sulfur aktif di dalam airnya.

Sedangkan mencoba satu per satu kolam, pelancong bahkan menyadari kalau ada keunikan lain yang cuma dapat dinikmati saat benar benar berada di lokasi. Keunikan hal yang demikian terkait dengan perbedaan temperatur di tiap kolamnya, sehingga dapat dipilih layak dengan energi masing masing orang. Padahal seandainya dipandang dari jauh, kolamnya terlihat seperti semen yang kongkritnya air yang dikeluarkan tampak bening dan tiada stop mengalir.

Diinginkan bersuka cita bahkan dibawa oleh Pemerinta Kabupaten Konut, yang berupaya memoles pemandian natural hal yang demikian dengan aneka fasilitas bagi para pengunjungnya. Koreksi dengan adanya penambahan fasilitas memadai, menolong atensi masyarakat untuk berkunjung. Penambahan fasilitas yang diberi mencakup jalan setapak menuju lokasi utama, varian ukuran gazebo, sampai kolam kolam kecil untuk berendam.

Beruntungnya yang dilaksanakan pada tahun 2017 lalu dikatakan cukup tinggi, dimana Dinas Pariwisata Konut pun menganggarkan dana sekitar 1 miliar rupiah cuma untuk memoles sedikit obyek tamasya hal yang demikian. Bila usaha hal yang demikian tidaklah sia sia, dimana jumlah pengunjung yang datang semakin tahun kian bertambah. Pemandangan diberi perawatan lebih, ada kemungkinan obyek tamasya ini akan kian populer.

Pemandian air panas unik satu ini seperti mengajari pada manusia bahwa apa yang terlihat diluar, belum tentu sama dengan apa yang berada di dalamnya. Memang terlihat luarnya tak terlalu cantik, tetapi mendatangkan segudang manfaat bagi yang berendam mengaplikasikan airnya. Bila pemandian ini miliki keunikan tersendiri, yang membuatnya tampil berbeda dan tak ada yang dapat menandinginya.

Fasilitas di Pemandian Air Panas Wawolesea

Pemandangan diperbandingkan dengan pemandian air panas pada biasanya, destinasi tamasya ini dapat dikatakan belum terkelola dengan bagus dan maksimal. Alasannya, tak ditemukannya fasilitas pendorong seperti kamar mandi untuk membersihkan diri maupun daerah penginapan. Bila, terdapat sebagian gazebo yang dapat difungsikan sebagai daerah berteduh sekalian beristirahat sementara.

Selain adanya toko maupun kafe terdekat, ada bagusnya untuk membawa bekal mulai dari makanan untuk memanjakan perut yang kelaparan dan minuman pelepas dahaga. Wisata itu, jangan lupa untuk membawa pakaian ganti serta sarung yang berfungsi sebagai tirai saat berharap mengganti baju. Dengan persiapan matang dan menyiapkan perbekalan, karenanya perjalanan wisata menjadi lebih mengasikkan.

Lokasi Tertarik Air Panas Wawolesea

Bila untuk mencoba sensasi terkini saat berendam air panas di Wawolesea ? Mari merapat ke Kecamatan Lasolo, Kapubaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Pemandangan berasal dari ibukota Provinsi Kendari, setidaknya jarak tempuh yang seharusnya dilewati kurang lebih 80 kilometer. Wilayah berangkat dari ibu kota Kabupaten Konawe Utara maupun Kecamatan Wanggudu, perjalanan yang seharusnya dilaksanakan sekitar 20 kilometer saja.

Sedangkan tamasya satu ini terbilang cukup gampang dijangkau, karena banyak dilewati oleh angkutan lazim yang berangkat dari Kota Kendari menuju Konawe Utara. Padahal waktu tempuhnya kurang lebih 2 jam saja, sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memandang keindahannya. Bila rasa bosan saat berada di perjalanan, pelan lenyap dan terbayarkan seketiak saat dapat mencicipi kehangatan air panas dari bumi.

Sedangkan tamasya ini juga dapat dikunjungi mengaplikasikan kendaraan pribadi, mengingat jalan masuk menuju lokasi utama cukup memadai. Pemandangan bingung mencari lokasi tamasya, silahkan bertanya terhadap masyarakat sekitar yang kebetulan berjumpa di jalan. Wisata itu, tak ada salahnya mengandalkan aplikasi canggih yang ada di hp kesayangan untuk menolong menemukan lokasi tujuan.

Pemandangan sedang mencari daerah tamasya yang menawarkan semua keunikannya, tampaknya pemandian air panas yang berada di Konawe Utara ini dapat menjadi jawabannya. Bukan sebagai pemandian umum, disini pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan yang memanjakan mata sekalian berendam di dalam kolam air panasnya. bagi kesehatan kulit, dimana air panasnya disemburkan segera dari perut bumi dan mengandung sulfur aktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/wisatasulawesi/public_html/wp-includes/functions.php on line 5279